Tips Agar Bayi Cepat Kenyang Minum ASI

Memberikan ASI Eksklusif selama enam bulan kepada bayi merupakan kewajiban seorang ibu. Apalagi ada banyak sekali manfaat menyusui bagi ibu dan anak. Bagi sang ibu, menyusui dapat mempercepat proses pemulihan kondisi rahim pasca melahirkan. Dan juga sebagai KB alami selama ibu menyusui tidak mengalami menstruasi.

Bagi bayi manfaat ASI sangat banyak, kandungan zat imunoglobulin pada ASI memperkuat daya tahan tubuh bayi. Pemberian ASI pada bayi baru lahir juga dapat meminimalkan resi bayi kuning pada awal kelahiran dari babyhuki.co.id.

Sayangnya beberapa ibu menganggap ASI tidak lebih baik dari susu formula. Anggapannya karena bayi yang minum ASI mudah sekali lapar. Padahal disebabkan ASI memiliki memang dirancang agar mudah dicerna bayi. Sehingga bayi terlihat mudah lapar. Justru hal ini baik bagi si kecil karena lebih cepat diserap oleh tubuh.

Jika Sahabat merasa si kecil kurang kurang kenyang saat Sahabat susui, Sahabat dapat melakukan beberapa hal berikut agar bayi cepat kenyang minum ASI.
Perlekatan yang Tepat

Pada awal proses menyusui, bayi masih belajar untuk menyusui yang benar. Hal yang biasa jika si kecil akan terlihat kesulitan saat menyusui. Sang ibu pun biasanya mengalami puting lecet akibat perlekatan yang kurang benar. Sahabat tidak perlu khawatir dengan kondisi ini. Asalkan si kecil tidak menunjukan tanda bayi kurang ASI, menyusui harus tetap dilanjutkan.

Perlekatan yang tepat adalah kunci agar bayi cepat minum asi. Karena dengan perlekatan yang tepat, ASI dapat terhisap dengan baik oleh si kecil. Sehingga saat menyusui si kecil dapat meminum ASI dengan maksimal.
Perhatikan Kondisi Bayi

Meski bayi dapat menyusui dalam kondisi tidur, membangunkan si kecil sebelum menyusui akan lebih baik. Karena refleks menyusui saat bayi dalam keadaan terjaga lebih intens daripada saat bayi tersebut tertidur.

Jika bayi sulit dibangunkan, Sahabat dapat menyemprotkan sedikit air ke wajah si kecil agar terbangun. Sahabat juga bisa menggelitik bagian bawah kuping agar bayi terus menyusui.
Cukupi Kebutuhan Minum Sang Ibu

Agar bayi cepat kenyang minum ASI, Sahabat juga perlu memperhatikan asupan makanan dan minuman sang ibu. Ibu yang cukup asupan makan dan minum memiliki produksi ASI yang lebih banyak. Sehingga bayi akan lebih cepat kenyang minum ASI.

Kunci dari ASI yang melimpah adalah persering menyusui bayi dan juga perbanyak asupan cairan. Jika Sahabat kekurangan cairan saat menyusui produksi ASI dapat menurun. Jadi selalu minum air putih minimal 8 liter setiap hari.
Memberikan ASI Perah

Saat menyusui secara langsung, Sahabat tidak bisa mengetahui jumlah ASI yang diminum si kecil. Sehingga harus memperhatikan tanda kecukupan ASI pada bayi. Adakalanya setelah disusui secara langsung bayi masih terlihat sulit tidur.

Jika bayi setelah menyusui masih terlihat lapar, Sahabat dapat memberikan ASI perah. Tentu sebelumnya Sahabat harus memiliki stok ASI perah terlebih dahulu.

Pemberian ASI perah dapat dilakukan melalui media sendok, pipet, atau cup feeder. Tidak disarankan untuk menggunakan dot karena dapat beresiko bingung puting dan menyebabkan bayi tidak mau menyusui langsung pada ibu. Pemberian ASI perah hanya diberikan jika bayi setelah disusui masih terlihat belum kenyang.

Tanda bayi kenyang adalah dia gumoh. Untuk menghindari gumoh ini, Sahabat bisa menggunakan cara menyendawakan bayi ini agar ASI yang sudah diminum tidak dikeluarkan kembali.

Nah itulah beberapa cara agar bayi cepat kenyang minum ASI. Jangan lupa ya Sahabat, untuk selalu mendukung seorang ibu menyusui bayinya. Karena menyusui bukan hal yang mudah. Berikan dukungan dalam bentuk apapun untuk membuat ibu menyusui merasa nyaman menyusui bayinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *